Mau Kalahin Blog Saingan? Begini Cara Riset Kompetitor
Dunia blogging itu kalau saya ibaratkan seperti medan perang.
Kalau dalam konteks perang, pasti sebelum perang dimulai akan ada rapat strategi kan biar bisa unggul jauh sebelum perang dimulai.
Dalam dunia blogging di hari ini juga seperti itu, apalagi sekarang ini tukang bakso aja bisa nulis artikel menggunakan AI.
Karna logiknya kalau artikel anda sama dengan blog blog lain maka:
- tidak ada alasan bagi pembaca untuk baca artikel kamu paling diskip
- tidak ada alasan bagi Google untuk memaparkan artikel kamu karna semuanya hasil generated AI
Nah untuk menjembatani itu, maka dibutuhkan riset agar artikel yang akan kamu tulis tidak sama bahkan memiliki nilai tambah agar pembaca mendapatkan value dari tulisan kamu sehingga otoritas kamu terbangun bukan saja di mata pembaca tapi di mata Google.
Tanpa berlama-lama mari kita mula (sambil ngopi)
Langkah 1: Tentukan Siapa Kompetitor Kamu
Kompetitor kita di search engine result itu ada dua:
Satu namanya direct kompetitor. Ini adalah blog atau website yang membahas topik yang sama dengan kamu secara langsung. Misal blog A ngomongin tentang finansial di blog kamu juga ngomongin tentang finansial, ini yang saya maksudkan dengan direct kompetitor.
Kedua namanya indirect kompetitor. Pada umumnya ini adalah website besar seperti berita atau website campuran yang membahas tentang topik atau keyword yang kamu incar.
Gimana cara tahu mereka-mereka ini?
Gampang. Ketikkan kata kunci yang kamu incar di Google dan buka 1-10 website yang nangkring hasil dari kata kunci yang kamu inputkan. Dapat deh.
Masukkan di Excel untuk nantinya kamu bisa tambain info lain.
Langkah 2: Analisa Website Kompetitor
Untuk melakukan analisa copy url domain dari kompetitor anda dan masukkan di tools website traffic checker. Ini yang saya gunakan punya Ahrefs website traffic checker gratis kok dan masukkan url kompetitor disana. Klik Check traffic.
Maka hasilnya akan keluar. Di sana anda akan melihat top keywords artinya kata kunci apa yang terbanyak mendatangkan trafik bagi si website kompetitor ini.
Maka dari sana anda bisa tau topik apa atau judul artikel apa yang dicari oleh pembaca. Misal kayak contoh di atas belajar wordpress ini bisa dijadikan patokan untuk dijadikan bahan tulisan. Alasannya karna ada yang nyari. Lucu juga kan kalau anda nulis artikel ikut kata hati, sebaiknya harus berdasarkan data seperti ini.
Masukkan semua data data ini ke dalam excel untuk nanti anda bisa analisa.
Selain daripada itu juga anda bisa membaca langsung website si kompetitor anda seperti apa penulisan artikel mereka, penyajian grafiknya seperti apa, tampilan website dan sebagainya catat ke dalam excel anda.
Lakukan hal ini kepada beberapa kompetitor anda.
Langkah 3: Tentukan Winning Edge
Setelah anda sudah mengumpulkan data data dari kompetitor maka saatnya bagi anda untuk menentukan winning edge anda.
Langkah paling mudah adalah copas semua data yang sudah anda kumpulkan tadi dan masukkan ke Chatgpt dan minta untuk dianalisa dan dibuatkan winning edge bagi blog atau website kamu.
Ibaratnya minta Chatgpt untuk ngatur strategi perang kamu untuk ngalahin kompetitor kamu seperti apa.
Setelah hasilnya keluar, jangan langsung dipake mentah-mentah hasilnya harus dibaca karna hasil dari AI terkadang masih suka halu, sama ada salah atau buat buat tanpa ada kejelasan. Jadi butuh akal dari manusia untuk filter mana yang bisa dipake mana yang gak.
Kamu masih bingung nentuin value blog? Baca deh artikel 4 Cara Menentukan Value Blog Kamu.
Penutup
Pada akhirnya, riset kompetitor ini tidak hanya dilakukan di awal tapi ketika kamu sedang nulis artikel riset ini wajib kamu gunakan agar artikel yang kamu hasilin benar benar punya nilai tambah berbanding kompetitor yang nangkring di search engine result.
Dan selalu ingat kita itu nulis untuk manusia aka pembaca bukan untuk search engine jadi pastikan sebelum dipublish baca berulang kali apakah artikel yang kamu tulis itu sudah enak dibaca, dan bisa bantu audience solve masalah mereka atau gak. Selamat mencoba.

Posting Komentar