4 Cara Menentukan Value Blog Kamu (Supaya Pembaca Ngerasa Ini Blog Buat Gue Banget)

Table of Contents

 

Cara Menentukan Value Blog Kamu

Pernah gak kamu kebaca satu postingan di blog dan beberapa waktu kemudian kamu balik lagi ke blog tersebut untuk membaca postingan yang terbaru?

Aku pernah. Kesan pertama kali yang aku dapatkan dari blog tersebut seolah-olah tulisan si penulis blog itu seperti menghipnotis dan itu yang buat aku tidak lupa.

Itulah yang dinamakan value, nilai dari sebuah blog.

Kalau kamu juga ingin pembaca kamu tertunggu-tunggu tulisan dari kamu maka postingan ini adalah untuk kamu.

Kuncinya ada di value blog kamu seberapa jelas kamu nunjukin manfaat, gaya, dan fokus blog buat satu jenis pembaca tertentu. Value blog itu bukan cuma "tentang apa yang kamu tulis," tapi "kenapa pembaca harus peduli dan merasa cocok sama blog ini?" Ini tentang menciptakan rasa "ini gue banget!" di benak mereka.

Nah, di artikel ini, aku mau sharing-sharing nih cara yang aku juga terapin buat menentukan value sebuah blog. 

Tujuannya satu: supaya tiap pembaca yang mampir langsung ngerasa, "Wah, akhirnya nemu blog yang gue cari-cari. Ini blog buat gue banget."

Langsung kita mulai (sambil ngopi)

Langkah 1: Kenali Siapa Pembacamu dan Apa yang Mereka Rasakan

Hal pertama yang harus kita lakukan adalah berhenti ngeblog untuk "semua orang." Kita harus ngeblog untuk "seseorang." Tetapkan di awal satu orang ideal yang jadi target pembaca kita. 

Misalnya, bayangkan dia adalah Rendra, usia 35 tahun, kerja kantoran dari jam 9 sampai 5, udah nikah dan punya 1 anak. Dia punya blog tapi sepi pengunjung. Dia pengen banget bisa dapetin penghasilan tambahan dari blog biar nggak bergantung sama gaji bulanan doang, tapi dia bingung mulainya dari mana, takut teknis, dan ngerasa waktunya terbatas. 

Nah, sekarang coba tanya ini pada dirimu: masalah terbesar Rendra soal ngeblog apa? Apa yang bikin dia frustasi? Bahasa apa yang dia pake sehari-hari? Kamu harus pake bahasa yang sama, kayak lagi ngobrol sama dia langsung di warung kopi. 

Caranya banyak ya bisa dengan melihat kolom komentar blogmu, mengamati grup Facebook di mana calon pembacamu berkumpul, atau membuat survei kecil-kecilan. Atau yang lebih gampang lagi manfaat AI untuk membuat profil pembaca yang super spesifik.

Yang paling penting kamu benar-benar tahu apa yang menjadi:

  • masalahnya dia
  • apa yang dia inginkan
  • apa yang menjadi goals si pembaca

Dengan punya sosok yang jelas kayak si Rendra, ngeblog jadi lebih fokus. Kamu nggak lagi nulis untuk algoritma, tapi untuk membantu seorang Rendra yang nyata.

Manfaat AI untuk gali lebih dalam dan sortir semua data tentang siapa target pembaca kamu.

Kamu masih bingung nentuin target pembaca, coba deh baca artikel ini, Jangan Asal Nulis! Ini Cara Menentukan Target Pembaca agar Blogmu Cepat Berkembang.

Langkah 2: Temukan Masalah Utama yang Ingin Kamu Selesaikan

Setelah kamu kenal betul dengan pembaca idealmu, sekarang saatnya memutuskan. Temukan satu masalah utama yang ingin kamu bantu selesaikan untuknya.

Bedakan bukan semua tapi satu. 

Blog yang "tentang segala hal" biasanya nggak punya daya tarik yang kuat. Fokus itu kekuatan. Jangan cuma bilang "blog tentang blogging," tapi tentukan sesuatu yang spesifik seperti "blog yang membantu blogger pemula menghasilkan income pertama dari blog tanpa harus jualan." 

Lihat perbedaannya? Yang kedua langsung nyasar dan janjiin solusi. Semakin spesifik masalah yang kamu angkat, semakin gampang buat pembaca bilang, "Ini dia solusinya!"

Langkah 3: Rumuskan Value Blog Kamu dalam 1 Kalimat

Nah, dari fokus tadi, kita bikin jadi satu kalimat pamungkas. 

Rumuskan value blogmu dalam satu kalimat yang menjadi janji kamu ke pembaca. Kalimat ini akan jadi kompas untuk semua kontenmu dan bisa jadi tagline blog. Gunakan format ajaib ini: "Blog ini membantu [siapa] untuk [mencapai hasil] tanpa/dengan [xx]."

Biar lebih jelas aku jelasin value dari blog ini:

Bantuin blogger hasilin 1 juta secara konsisten dengan SEO.

Coba aku jelasin.

Target pembacanya uda jelas kan: blogger

Valuenya apa: cara hasilin 1 juta secara konsisten

Dengan apa: SEO (organik)

Sekali baca langsung bisa narik target pembaca yang align dengan value ini. Mudahan bisa membantu ya teman-teman.

Langkah 4: Tunjukkan Value Itu di Blogmu

Value yang sudah kamu buat itu nggak boleh cuma jadi tulisan doang. 

Kamu harus menunjukkan value itu di setiap konten yang kamu tulis ataupun juga bisa melalui foto-foto yang kamu gunakan agar pembaca benar-benar sadar bahawa value kamu itu ada.

Tunjukkan di tempat yang sesuai ya teman-teman jangan salah tempat juga.

Penutup

Pada akhirnya, value blog itu bukan cuma slogan. 

Value adalah alasan kenapa mereka balik, kenapa mereka subscribe, dan kenapa mereka akhirnya percaya sama kamu. Mulai hari ini, coba lihat lagi blog kamu. Tanyakan pada dirimu sendiri.

Kira-kira, apa sih value yang saya tampilin di blog saya? Apa yang bikin blog saya ini beda daripada kompetitor yang lain. 

Saya percaya jika anda memiliki value yang jelas pembaca akan lebih mudah untuk mengingat siapa anda dan apa value yang mereka dapatkan dari anda dari sana anda akan mendapat pembaca dan diharapkan akan menjadi pembeli jika anda menjual produk ataupun jasa.

Alexander Park
Alexander Park I’ve been blogging since 2012, and I firmly believe that with the power of SEO, a blog has the potential to generate limitless income.

Posting Komentar